EWF | Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Sertifikat Halal Mulai 18 Oktober 2026
Industri kosmetik dan logistik wajib memiliki sertifikat halal mulai 18 Oktober 2026.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Industri kosmetik dan logistik wajib memiliki sertifikat halal mulai 18 Oktober 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia mendorong perubahan besar dalam pola distribusi barang. Kini, pelaku usaha tidak lagi terbatasi lokasi geografis. Produk dari Jakarta bisa dengan mudah...
JNE menjadi Official Logistics Partner untuk acara 'Let Them Eat Art', mendukung seniman lokal dan integrasi karya kreatif ke industri hospitality.
KAI Logistik memperluas portofolio layanan bisnisnya melalui pengembangan angkutan Crude Palm Oil (CPO) di Sumatera Utara sebagai bagian dari penguatan segmen B2B.
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid pada triwulan I 2026 dengan mencatatkan total throughput sebesar 850.768 TEUs, atau tumbuh 0,9 persen...
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menilai bahwa sektor logistik penting untuk meningkatkan daya saing ekonomi nasional.
REPUBLIKA.CO.ID, Setelah momentum Ramadan dan Idul Fitri yang menjadi puncak aktivitas e-commerce pada kuartal pertama tahun ini, brand kini memasuki fase krusial untuk merapikan kembali operasional sekaligus menjaga momentum...
Kalangan dunia usaha meminta pemerintah memastikan kejelasan implementasi kebijakan pembatasan pembelian BBM bersubsidi agar tidak mengganggu aktivitas distribusi dan operasional bisnis
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menjelaskan nasib harga bawang putih dan kedelai di tengah biaya logistik global meningkat akibat perang.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso merespons dampak biaya logistik akibat perang di Timur Tengah terhadap harga pangan impor.