EWF | Sebulan Perang AS-Iran: Rial Loyo Lawan Dolar, Naik Tipis dari Rupiah
Sebulan perang AS-Iran membuat rial masih tertekan terhadap dolar AS. Meski begitu, mata uang Iran tercatat menguat tipis terhadap rupiah.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Sebulan perang AS-Iran membuat rial masih tertekan terhadap dolar AS. Meski begitu, mata uang Iran tercatat menguat tipis terhadap rupiah.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meminta persetujuan Kongres untuk tambahan anggaran pertahanan.
Pergerakan mata uang negara-negara Asia cukup beragam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, Rabu (1/4/2026).
Harga perak menunjukkan pemulihan signifikan di US$69,59 per ons, meski masih tertekan oleh faktor makroekonomi. Proyeksi defisit pasokan mendukung harga.
Presiden Donald Trump mengancam akan mengurangi pendanaan AS untuk NATO setelah negara-negara Eropa menolak membantu operasi militer di Iran.
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS kian melemah, sempat menyentuh Rp 17.000 per US$
Biaya perang Amerika Serikat (AS) melawan Iran diperkirakan tembus US$ 11,3 miliar atau sekitar Rp 190,82 triliun (asumsi kurs Rp 16.886).
Simak ulasan nilai tukar rupiah sepanjang hari ini 6 Maret 2026.
Amerika Serikat pertimbangkan operasi militer hingga 100 hari terhadap Iran. Pentagon tambah personel intelijen di tengah eskalasi konflik yang meluas.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pengadilan federal Amerika Serikat membuka jalan bagi ribuan perusahaan untuk menerima pengembalian dana atau refund atas tarif impor yang sebelumnya dibatalkan oleh Mahkamah Agung AS. Pengadilan Perdagangan…