EWF | Konflik Timur Tengah, PM Inggris Telepon Trump Bahas Pembukaan Selat Hormuz
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Donald Trump membahas pembukaan Selat Hormuz untuk stabilitas pasar energi global di tengah konflik Timur Tengah.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Donald Trump membahas pembukaan Selat Hormuz untuk stabilitas pasar energi global di tengah konflik Timur Tengah.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketidakpastian global yang dipicu konflik di Timur Tengah mulai membayangi keputusan keuangan masyarakat. Kenaikan harga energi dan tekanan inflasi membuat warga diingatkan lebih berhati-hati dalam mengelola investasi...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Harga minyak dunia naik lebih dari dua persen pada perdagangan awal Selasa (17/3), setelah sempat melemah pada sesi sebelumnya. Kenaikan ini dipicu kekhawatiran pasar terhadap gangguan...
Harga emas dunia bergerak stabil meski dolar melemah. Pasar khawatir inflasi akibat konflik Timur Tengah membuat suku bunga tetap tinggi.
Kurs dolar AS menguat pada awal perdagangan, membuat rupiah melemah ke Rp16.970 di tengah ketegangan Timur Tengah.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Senin dibuka melemah seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap situasi global.
Eskalasi konflik di Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran tidak hanya berdampak pada geopolitik global, tetapi juga berpotensi menciptakan tekanan politik dan ekonomi yang signifikan di dalam negeri.
Menurut Faisal, langkah pertama yang perlu dilakukan pemerintah adalah menjaga disiplin fiskal dengan memastikan rasio defisit anggaran tidak melampaui batas aman.
Prasasti Center for Policy Studies memperingatkan bahwa konflik Timur Tengah dapat mengguncang ekonomi Indonesia.
Airlangga Hartarto mengusulkan penerbitan peraturan pemerintah pengganti undang-undang sebagai langkah antisipasi apabila konflik Timur Tengah memicu lonjakan harga minyak dunia.