EWF | Donald Trump Isyaratkan Kesepakatan dengan Iran Nyaris Rampung
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengisyaratkan kesepakatan damai dengan Iran tinggal selangkah lagi.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengisyaratkan kesepakatan damai dengan Iran tinggal selangkah lagi.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat dan Iran sudah sangat dekat dengan kesepakatan perdamaian.
Iran menegaskan bahwa kesepakatan dengan AS tak bisa tercapai instan, meskipun ada kemajuan. Ketegangan dan perbedaan krusial masih membayangi negosiasi.
Perundingan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) di Pakistan gagal. Kedua negara yang sedang berperang itu tak mencapai kesepakatan apa pun.
Presiden AS Donald Trump menunda serangan militer ke Iran selama dua minggu setelah mediasi Pakistan. Syarat utamanya adalah pembukaan Selat Hormuz segera.
Kesepakatan tidak lagi berlaku setelah MA Amerika Serikat membatalkan sebagian besar kebijakan tarif luas yang sebelumnya diterapkan Trump.
Perjanjian tarif resiprokal RI - AS menghadirkan peluang sekaligus risiko yang perlu diantisipasi oleh pemerintah dan pelaku industri.
Donald Trump mengeluarkan ultimatum terbaru kepada Iran. Trump menuntut Iran segera menyerah untuk mengakhiri perang yang berkecamuk.
Peneliti Indef Ahmad Heri Firdaus menyoroti mengenai kesepakatan tarif antara Amerika Serikat (AS) dan Indonesia.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan akan meninjau ulang kesepakatan impor komoditas energi, seperti minyak mentah, bahan bakar minyak (BBM), dan LPG, dari Amerika Serikat...