EWF | Buruh Tolak Kemasan Rokok Polos: Bukan Solusi Tapi Masalah Baru
Kebijakan kemasan rokok polos dinilai berisiko mengganggu industri hasil tembakau (IHT), mengancam tenaga kerja, hingga memicu maraknya peredaran rokok ilegal.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Kebijakan kemasan rokok polos dinilai berisiko mengganggu industri hasil tembakau (IHT), mengancam tenaga kerja, hingga memicu maraknya peredaran rokok ilegal.
Rencana penerbitan Peraturan Menteri mengenai pembatasan kadar tar-nikotin dan penyeragaman kemasan produk hasil tembakau menuai penolakan dan diminta ditinjau kembali.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kemasan bergaya kartun dan pilihan rasa buah masih banyak ditemukan pada produk rokok elektronik yang beredar di Indonesia. Temuan tersebut terungkap dalam penelitian Institute for Global Tobacco...
Industri kemasan Indonesia bertransformasi menuju keberlanjutan. Simposium Print and Pack membahas material ramah lingkungan dan efisiensi produksi.
Rencana aturan kemasan seragam untuk rokok dan vape terus digodok Kemenkes. Di sisi lain, kebijakan ini dibayangi potensi dampak ekonomi.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan sejumlah kepala daerah kompak menolak aturan kemasan rokok polos karena dinilai mengancam nasib petani.
Sejumlah anggota legislatif telah berulang kali menyatakan dukungan untuk menjaga ekosistem pertembakauan nasional.
Wacana kebijakan standardisasi kemasan produk tembakau dinilai melanggar hak konstitusional karena membatasi informasi produk yang sah beredar di tengah masyarakat.
Kebutuhan susu MBG sebesar 4,8 miliar kemasan pada 2026.
Kemenperin menyebutkan, kapasitas industri pengolahan susu nasional baru 2,39 miliar dari total kebutuhan program makan bergizi gratis (MBG).