EWF | Iran Sita Kapal di Selat Hormuz, Pasar Energi Dunia Waspada
Ketegangan di Selat Hormuz picu kekhawatiran ekonomi global, harga minyak berpotensi melonjak.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Ketegangan di Selat Hormuz picu kekhawatiran ekonomi global, harga minyak berpotensi melonjak.
Militer Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah mencegat setidaknya tiga kapal tanker berbendera Iran yang melintasi perairan Asia.
Iran menyita kapal MSC Francesca dan Epaminondas di Selat Hormuz di tengah blokade AS, memicu lonjakan harga minyak dunia dan ketegangan diplomatik.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berandai-andai kapal yang melintasi Selat Malaka dikenakan biaya seperti yang berlaku di Selat Hormuz.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan gagasan mengenai potensi besar yang dimiliki Indonesia dalam memanfaatkan jalur perdagangan strategis dunia.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mempertimbangkan pemungutan pajak di Selat Malaka, terinspirasi oleh Iran.
Kemenhub memastikan tiga pelaut Warga Negara Indonesia (WNI) yang terdampak insiden kapal MV Gold Autumn di Laut Arab telah dipulangkan ke Tanah Air.
Marinir AS menyita kapal kargo Iran Touska di Laut Arab setelah blokade angkatan laut Donald Trump. Tiongkok serukan ketenangan di tengah ketegangan.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pengoperasian kapal MT Gamsunoro milik Pertamina International Shipping (PIS) untuk mengangkut kargo pihak ketiga dinilai sebagai praktik bisnis yang lazim di industri pelayaran global. Skema ini dilakukan...
Pasukan Iran meluncurkan serangan drone ke kapal AS sebagai balasan atas penyitaan kapal Touska. Ketegangan meningkat di jalur perdagangan energi global.