EWF | Pesawat Bomber B-52 AS Jatuh Tak Bersisa, Penyelidikan Selesai 6 Bulan
Para pejabat AS mengatakan bahwa penyelidikan jatuhnya pesawat bomber Angkatan Udara Amerika Serikat, diperkirakan memakan waktu hingga enam bulan.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Para pejabat AS mengatakan bahwa penyelidikan jatuhnya pesawat bomber Angkatan Udara Amerika Serikat, diperkirakan memakan waktu hingga enam bulan.
Mata uang Asia melemah terhadap dolar AS hari ini, dengan won Korea Selatan terdepresiasi paling tajam. Pelaku pasar waspada terhadap proses damai AS-Iran.
Pesawat pembom atau bomber B-52 Stratofortress milik Amerika Serikat (AS) jatuh tak lama setelah lepas landas.
Pesawat pembom (bomber) B-52 mengalami kecelakaan tak lama setelah lepas landas dari Pangkalan Angkatan Udara Edwards, timur laut Los Angeles, Amerika Serikat.
Sebuah pesawat terjun payung jatuh di negara bagian Missouri, Amerika Serikat. Total 12 orang di dalamnya dinyatakan meninggal dunia.
Amerika Serikat telah menembak jatuh beberapa drone Iran yang menargetkan kapal-kapal komersial di Selat Hormuz pada Sabtu (13/6) pagi waktu setempat.
Harga minyak dunia turun 1 persen lebih ke US$89 pada Jumat (12/6) setelah Trump membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran.
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) anjlok pada perdagangan hari ini, Kamis (11/6/2026).
Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.952 per dolar AS pada Kamis (11/6) pagi, melemah 8 poin atau 0,04 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
Harga emas anjlok lebih dari 4% seiring meningkatnya kekhawatiran bahwa perang yang didukung Amerika Serikat (AS) terhadap Iran akan meluas.