EQUITYWORLD FUTURES JAKARTA | Won, Yuan-Ringgit Gantian Jadi Raja Asia, Rupiah Melemah
Mayoritas mata uang Asia menguat dalam melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, Selasa (11/8/2026).
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Mayoritas mata uang Asia menguat dalam melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, Selasa (11/8/2026).
Rupiah melemah ke Rp17.795 per dolar AS, Selasa (11/8). Analis prediksi sinyal pelemahan lebih lanjut akibat ketidakpastian geopolitik dan data penjualan ritel.
Kemlu RI memastikan seluruh WNI di Kolombia aman pascagempa M 7,4 di Choco. Pemerintah Kolombia tetapkan status bencana nasional akibat kerusakan masif.
Sementara itu harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS juga bertahan di US$82,20 per barel.
Harga emas perhiasan pada Selasa, 11 Agustus 2026, bisa menjadi patokan transaksi. Simak daftar harga beli di Raja Emas dan harga jual di Laku Emas.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tekanan terhadap rupiah menjadi salah satu tantangan yang akan dihadapi Destry Damayanti jika terpilih sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI). Chief Economist Permata Bank Josua Pardede menilai Destry...
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pemerintahannya memilih pendekatan yang lebih tenang dalam menghadapi Iran di tengah belum tercapainya kesepakatan membuka kembali Selat Hormuz.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Head of Macroeconomic & Financial Market Research Permata Bank Faisal Rachman mengatakan konsumsi rumah tangga Indonesia masih menunjukkan ketahanan di tengah dinamika ekonomi global dan kenaikan harga...
Harga minyak dunia melonjak sekitar 5 persen setelah muncul keraguan AS dan Iran akan mencapai kesepakatan pembukaan Selat Hormuz.
Chief Economist Permata Bank Josua Pardede memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh 5,26% pada 2026 meski dibayangi risiko geopolitik dan pelemahan Rupiah.