EQUITYWORLD SSC : Jejak 70 Tahun Konflik Iran, AS dan Israel: Kudeta, Pengkhianatan-Perang
Konflik di Timur Tengah kembali memasuki fase yang jauh lebih berbahaya setelah Amerika Serikat (AS) dengan Israel melancarkan serangan besar ke Iran.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Konflik di Timur Tengah kembali memasuki fase yang jauh lebih berbahaya setelah Amerika Serikat (AS) dengan Israel melancarkan serangan besar ke Iran.
Wamenlu Iran Majid Takht-Ravanchi memperingatkan bahwa negara mana pun yang mendukung agresi Amerika Serikat (AS) terhadap Iran akan dianggap sebagai target sah bagi serangan balasan.
Donald Trump mengeluarkan ultimatum terbaru kepada Iran. Trump menuntut Iran segera menyerah untuk mengakhiri perang yang berkecamuk.
Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa saat ini akan menjadi buang-buang waktu untuk mempertimbangkan invasi darat ke Iran.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) menilai eskalasi konflik militer di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran berpotensi memicu dampak berantai terhadap stabilitas...
Amerika Serikat pertimbangkan operasi militer hingga 100 hari terhadap Iran. Pentagon tambah personel intelijen di tengah eskalasi konflik yang meluas.
Dukungan publik Amerika Serikat terhadap serangan militer ke Iran tergolong rendah.
Amerika Serikat dilaporkan kehilangan peralatan militer senilai hampir US$2 miliar atau sekitar Rp33 triliun selama operasi militer terhadap Iran sejak Sabtu (28/2).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pengadilan federal Amerika Serikat membuka jalan bagi ribuan perusahaan untuk menerima pengembalian dana atau refund atas tarif impor yang sebelumnya dibatalkan oleh Mahkamah Agung AS. Pengadilan Perdagangan…
Di kawasan, Indonesia dinilai paling rentan terimbas perang Iran. APBN 2026 harus direvisi dengan merealokasi anggaran program-program mahal ke subsidi energi.