EWF | Investor Turki Operasikan Pabrik Sabun Rp 2,33 Triliun di KEK Sei Mangkei
Investor asal Turki resmi mengoperasikan pabrik sabun senilai Rp 2,33 triliun di KEK Sei Mangkei, mendorong pertumbuhan ekonomi dan produksi bertanggung jawab.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Investor asal Turki resmi mengoperasikan pabrik sabun senilai Rp 2,33 triliun di KEK Sei Mangkei, mendorong pertumbuhan ekonomi dan produksi bertanggung jawab.
Menyambut semester II-2026, MNC Sekuritas menghadirkan promo menarik yaitu Bonus Unit Penyertaan (UP) Reksa Dana 100% untuk investor yang ingin mulai berinvestasi reksa dana.
Menku Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah akan memberikan insentif pajak untuk investor asing yang masuk Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII).
Minat investor Indonesia terhadap aset global terus meningkat seiring tingginya kebutuhan diversifikasi portofolio di tengah dinamika ekonomi global.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan sesi I hari ini, Selasa (30/6), ditutup melemah seiring masih terbatasnya risk appetite (tingkat keberanian mengambil...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Investor ritel kini dapat memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk menganalisis saham sebelum mengambil keputusan investasi. Teknologi tersebut membantu menyederhanakan data pasar yang kompleks menjadi...
Nilai tukar rupiah diprediksi menguat seiring meningkatnya minat investor terhadap aset emerging market, didukung melemahnya indeks dolar AS.
Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) mulai mengubah cara investor mengambil keputusan investasi di pasar modal.
Perusahaan-perusahaan China ramai-ramai melepas aset mereka di Amerika Serikat. Perusahaan pun bak dinasionalisasi. Ada apa?
Seorang pejabat Bapenda Kota Tasikmalaya berinisial AG dan istrinya diduga melakukan penipuan investasi alkes senilai Rp5 miliar. Korban lapor ke Polda Jabar.