EWF | Instrumen SRBI Tembus Rp 885,41 Triliun, BI Optimis Rupiah Tetap Stabil
Bank Indonesia catat posisi SRBI Rp 885,41 triliun per 21 April 2026. BI-Rate tetap 4,75% guna perkuat stabilitas Rupiah di tengah ketidakpastian ekonomi global
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Bank Indonesia catat posisi SRBI Rp 885,41 triliun per 21 April 2026. BI-Rate tetap 4,75% guna perkuat stabilitas Rupiah di tengah ketidakpastian ekonomi global
Dalam konteks tersebut, Ketua Asosiasi Manajer Investasi Indonesia (AMII) Lolita Liliana, menyatakan bahwa penerbitan regulasi ETF emas oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Dorongan untuk memperdalam instrumen investasi di pasar modal Indonesia kian menguat seiring kebutuhan akan produk yang lebih beragam dan adaptif terhadap dinamika pasar global.
Menurut Purbaya, investor global asal AS menunjukkan ketertarikan pada instrumen investasi portofolio bukan jenis investasi asing langsung alias FDI.
Indodax menghadirkan tujuh aset tokenized stocks untuk memperluas akses investor Indonesia terhadap saham global melalui teknologi blockchain.
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Bank Indonesia (BI) menanggapi pelemahan rupiah menuju posisi Rp 17.100 per dolar AS pada Selasa (7/4/2026). Bank Sentral menyampaikan, terkoreksinya Mata Uang Garuda terjadi seiring dengan kondisi...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan instrumen exchange-traded fund (ETF) emas bakal segera diluncurkan pada akhir April 2026. Instrumen anyar tersebut menjadi salah satu implementasi pendalaman pasar modal...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Indonesia (BI) meluncurkan instrumen baru berupa transaksi repo dalam valuta asing (valas) dengan underlying Sekuritas Valuta Asing Bank Indonesia (SVBI) dan Sukuk Valuta Asing Bank Indonesia...
BI mengintensifkan berbagai instrumen stabilisasi untuk meredam tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang menembus level Rp 16.900 per dolar AS.