EQUITYWORLD FUTURES JAKARTA | Industri Manufaktur Tumbuh 5,32%, Jadi Motor Ekonomi Nasional
Kemenperin mencatat industri manufaktur tumbuh 5,32% pada kuartal II 2026, lebih tinggi dari ekonomi nasional.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Kemenperin mencatat industri manufaktur tumbuh 5,32% pada kuartal II 2026, lebih tinggi dari ekonomi nasional.
Industri blockchain dan aset kripto Indonesia memasuki fase baru seiring menguatnya kerangka regulasi dan meluasnya pemanfaatan teknologi blockchain.
AMMN mengintegrasikan lini bisnis pertambangan hingga smelter menggunakan teknologi AI, data, dan cloud.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pemanfaatan drone di Indonesia mulai meluas dari kebutuhan pemetaan dan dokumentasi ke pekerjaan industri, pertanian, hingga pertahanan. Perkembangan tersebut mendorong pelaku industri mengembangkan Unmanned Aerial Vehicle (UAV)...
PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) menjalin kolaborasi strategis dengan INSA dan sejumlah perusahaan untuk meningkatkan standar keselamatan pelayaran wisata.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perubahan teknologi, kebutuhan pasar, dan tuntutan industri kreatif membuat desain produk tidak lagi hanya berkaitan dengan aspek estetika. Desainer dituntut mampu memahami kebutuhan pengguna, mengembangkan solusi berbasis...
Regenerasi tidak cukup dengan meneruskan nama besar keluarga. Generasi baru harus memiliki karakter dan karya yang mampu membangun reputasi secara mandiri.
Pariwisata Indonesia Semester I 2026 menunjukkan tren positif dengan 7,45 juta kunjungan wisman dan okupansi hotel yang meningkat.
REPUBLIKA.CO.ID, BOGOTA -- Presiden baru Kolombia Abelardo de la Espriella berjanji menghidupkan kembali sektor minyak dan gas negara itu, membalik kebijakan energi pemerintahan mantan Presiden Gustavo Petro yang lebih menekankan...
OJK mencatat pendanaan pindar yang berasal dari lender luar negeri naik 34,18% YoY.