EWF | Perkuat Konsolidasi Industri AMDK dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan
Industri AMDK saat ini dihadapkan pada tantangan pengelolaan sumber daya air, pengawasan terhadap produk ilegal, serta percepatan implementasi ekonomi sirkular.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Industri AMDK saat ini dihadapkan pada tantangan pengelolaan sumber daya air, pengawasan terhadap produk ilegal, serta percepatan implementasi ekonomi sirkular.
Guru Besar IPB University memperkenalkan teknologi CHPP untuk memanfaatkan panas sisa industri menjadi listrik, biochar, dan bio-oil guna mendukung efisiensi energi.
Para alumni menyampaikan sejumlah aspirasi strategis dari masing-masing sektor untuk memperkuat peta jalan kolaborasi ke depan.
Pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) mulai menjadi bagian penting dalam transformasi sistem keselamatan kerja di sektor industri berisiko tinggi.
Industri migas (minyak dan gas bumi) diingatkan agar waspada terhadap kerugian imbas adanya perbaikan darurat.
Saat ini, sudah banyak perempuan di Pertamina yang menempati berbagai posisi manajerial penting, mulai dari Vice President hingga Direktur.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Pertamina mendorong perempuan untuk terus berkontribusi di industri energi. Hal ini diungkapkan oleh Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) Raden Adjeng Sondaryani dalam talkshow bertema Women in STEM:...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Persaingan industri asuransi kini mulai bergeser dari sekadar harga premi dan produk perlindungan ke kualitas layanan pelanggan. Perusahaan asuransi berlomba memperkuat layanan digital dan mempercepat respons untuk...
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina memperkuat komitmennya dalam mendukung transisi energi dan pencapaian target Net Zero Emission (NZE)
Mengacu pada data yang diterimanya, Lamhot menyebut hampir separuh akses layar lebar di Indonesia dikuasai oleh kurang dari 10 persen jumlah PH yang terdaftar.