EWF | Harga Emas Hari Ini Tersungkur Imbas Konflik Timur Tengah
Harga emas dunia anjlok 2% seiring kenaikan harga minyak mendorong lonjakan imbal hasil obligasi.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Harga emas dunia anjlok 2% seiring kenaikan harga minyak mendorong lonjakan imbal hasil obligasi.
Harapan the Federal Reserve (the Fed) menaikkan suku bunga acuan pada 2026 mempengaruhi kurs rupiah terhadap dolar AS pada Rabu, (22/7/2026).
Nilai tukar Rupiah melemah 0,31% ke level Rp17.977 per dolar AS pada Senin pagi (20/7). Konflik geopolitik AS-Iran dan kenaikan harga minyak jadi pemicu utama.
Harga minyak dunia kembali naik 1 persen ke US$85 per barel pada Jumat (17/7) imbas konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas.
Harga emas dunia kini berada di bawah US$ 4.000 dipicu sejumlah faktor, salah satunya meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menyebut mata uang dolar AS akan menguat pada perdagangan sepekan ke depan.
Berikut tiga artikel terpopuler di Kanal Bisnis Liputan6.com yang dirangkum pada Jumat, (10/7/2026). Salah satunya megenai rupiah.
Louis Vuitton menuntut perusahaan minuman China atas pelanggaran merek dagang. Tuntutan diprotes rakyat China.
Serangan AS ke Iran menekan Rupiah ke Rp17.993 dan IHSG terkoreksi ke level 5.912. Simak analisis Sutopo Widodo mengenai dampak geopolitik dan faktor penahannya.
Cadangan devisa yang naik untuk pertama kali dalam enam bulan menjadi angin segar untuk rupiah pada Selasa, (7/7/2026).