EWF | Trump Ultimatum Iran Buka Total Selat Hormuz
Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta Iran segera membuka selat Hormuz.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta Iran segera membuka selat Hormuz.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Krisis yang berkepanjangan di Selat Hormuz mengancam perekonomian negara-negara di Belahan Bumi Utara. Peringatan tersebut disampaikan dalam pernyataan bersama Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF),...
TELEVISI pemerintah Iran melaporkan bahwa pihaknya telah memperoleh draf awal kerangka kerja kesepakatan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) terkait upaya penyelesaian konflik
Harga minyak dunia diproyeksikan bertahan di atas USD100 per barel dalam beberapa tahun ke depan seiring berlanjutnya krisis di Selat Hormuz yang mengganggu pasokan global.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat Marco Rubio menegaskan bahwa Selat Hormuz yang diblokade Iran akan dibuka kembali dengan cara apa pun.
REPUBLIKA.CO.ID, ROMA — Menteri Lingkungan Hidup dan Keamanan Energi Italia Gilberto Pichetto Fratin mengatakan harga energi dunia mungkin akan turun tak lama setelah ditandatanganinya perjanjian damai antara Amerika Serikat...
Amerika Serikat (AS) dan Iran dikabarkan telah mencapai kesepakatan, termasuk membuka lagi Selat Hormuz seperti sebelum perang.
Data pelacakan kapal menunjukkan tiga kapal tanker gas alam cair (LNG) berhasil melintasi Selat Hormuz dalam beberapa hari terakhir.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- IHSG ditutup menguat 44,30 poin atau 0,72 persen ke posisi 6.206,35. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 10,77 poin atau 1,74 persen ke posisi…
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Amerika Serikat (AS) dan Iran telah menyepakati, sebagai bagian dari kesepakatan awal, untuk membuka sepenuhnya Selat Hormuz dalam waktu 30 hari ke depan, lapor Washington Post...