EWF | Dolar AS Hancur di Asia: Rupiah, Won, Yen – Ringgit Kompak Menguat
Mata uang Asia membuka perdagangan Kamis (6/8/2026) dengan kompak berada di zona hijau.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Mata uang Asia membuka perdagangan Kamis (6/8/2026) dengan kompak berada di zona hijau.
Mata uang Asia mayoritas melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (8/7/2026).
Lebanon memperkirakan kerugian akibat perang Israel mencapai $3-4 miliar. Diskusi rekonstruksi dan kembalinya pengungsi juga dibahas.
Tren kejatuhan harga minyak mentah global tampaknya masih jauh dari kata usai. Memasuki hari Kamis (25/6/2026), harga emas hitam dunia kembali melanjutkan kemerosotan tajam.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberi peringatan kepada Israel. Dia mengklaim bahwa Israel akan hancur lebur tanpa dukungan dirinya.
Menurunnya partisipasi masyarakat dan "campur tangan" pemerintah dalam survei pemerintah Amerika Serikat (AS) mulai menimbulkan kekhawatiran
Mayoritas mata uang Asia bergerak cukup beragam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Selasa (5/5/2026).
Ekonomi Iran terpuruk akibat perang dan blokade. Inflasi pangan tembus 105%, nilai Rial anjlok, dan infrastruktur energi hancur total.
Dua universitas di Iran hancur usai diserang Amerika Serikat (AS) dan Israel. Iran mengeluarkan ultimatum untuk AS.
Harga emas babak belur pada perdagangan Rabu setelah pengumuman keputusan bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed).