EWF | Prediksi Suram Ekonomi Global Terdampak Perang Timur Tengah
OECD menilai konflik di Timur Tengah menghambat pertumbuhan ekonomi global hingga memicu inflasi.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
OECD menilai konflik di Timur Tengah menghambat pertumbuhan ekonomi global hingga memicu inflasi.
Pemerintah Rusia resmi memutuskan untuk menghentikan seluruh aktivitas ekspor bahan bakar minyak (BBM) mulai 1 April 2026 sebagai langkah preventif menjaga ketahanan energi nasional.
Total utang publik global diperkirakan mencapai US$ 111 triliun pada 2025, dipicu oleh kebijakan fiskal pasca-krisis keuangan dan pandemi.
OECD memprediksi pertumbuhan ekonomi global melambat dari 3,3% tahun lalu menjadi 2,9% pada 2026.
Nilai tukar rupiah diprediksi akan terus mengalami tekanan hebat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pekan depan yang dimulai Senin (30/3/2026).
Harga perak menunjukkan pemulihan signifikan di US$69,59 per ons, meski masih tertekan oleh faktor makroekonomi. Proyeksi defisit pasokan mendukung harga.
negara dengan stabilitas ekonomi dan politik yang kuat cenderung memiliki premi risiko yang lebih rendah
Konflik bersenjata yang melibatkan Iran dalam empat pekan terakhir mulai mengguncang stabilitas ekonomi utama dunia seiring melonjaknya harga energi dan meningkatnya ketidakpastian pasar.
Pemerintah Indonesia memastikan fundamental ekonomi tetap kuat di tengah ketegangan global. Pertumbuhan ekonomi diprediksi mencapai 5,4% pada 2026.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan stok BBM nasional tetap aman meskipun situasi geopolitik global tengah memanas