EWF | Dampak Gempa Filipina M 7,8: 19 Orang Tewas, 12 Hilang, Ratusan Luka-Luka
Gempa M 7,8 di Sarangani, Filipina Selatan menewaskan 19 orang dan memicu tsunami setinggi 1,48 meter. Gelombang terdeteksi hingga Indonesia dan Jepang.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Gempa M 7,8 di Sarangani, Filipina Selatan menewaskan 19 orang dan memicu tsunami setinggi 1,48 meter. Gelombang terdeteksi hingga Indonesia dan Jepang.
Otoritas Jepang mengeluarkan peringatan tsunami di pesisir Pasifik usai gempa magnitudo 8,1 mengguncang Mindanao, Filipina, Senin (8/6/2026).
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang Minadao, Filipina. Gempa ini membuat Jepang mengeluarkan peringatan dini tsunami.
Pengembangan sistem peringatan dini gempa di Indonesia saat ini menjadi bagian dari kerja sama riset Indonesia-Jepang melalui program SATREPS 2025-2029.
Gempa bumi dengan Magnitudo (M) 5,2 mengguncang wilayah Guangxi di China selatan pada hari Senin (18/5), menewaskan dua orang.
Gempa magnitudo 6,3 mengguncang Jepang tanpa peringatan tsunami. JMA menyatakan tidak ada kerusakan, namun potensi gempa besar masih ada.
Gempa M 6,3 mengguncang Prefektur Miyagi, Jepang, pada 15 Mei 2026. Tidak ada peringatan tsunami, namun layanan kereta cepat Shinkansen sempat terhenti.
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Otoritas Jepang mencabut peringatan khusus tentang peningkatan risiko gempa super besar, setelah gempa M 7,7 mengguncang pekan lalu.
Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,2 mengguncang Pulau Hokkaido di Jepang pada Senin (27/4) pagi. Tidak ada peringatan tsunami yang dirilis.