EWF | AS Lancarkan Tiga Gelombang Serangan ke Iran dalam Sepekan
Amerika Serikat kembali menyerang Iran setelah ketegangan di Selat Hormuz memanas. CENTCOM menyebut tiga gelombang operasi militer dalam sepekan menyasar target strategis Iran.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Amerika Serikat kembali menyerang Iran setelah ketegangan di Selat Hormuz memanas. CENTCOM menyebut tiga gelombang operasi militer dalam sepekan menyasar target strategis Iran.
Militer Amerika Serikat (AS) mulai melancarkan gelombang serangan terbaru ke Iran. Ledakan terdengar di dekat Desa Khondab, Iran.
Gelombang panas ekstrem melanda Amerika Serikat dan menewaskan 25 orang. Bersamaan dengan itu, ancaman badai petir dan banjir bandang mengintai wilayah pantai timur.
Gelombang panas ekstrem di AS menelan sedikitnya 25 korban jiwa. Suhu di Washington DC pecahkan rekor 100 tahun saat peringatan Hari Kemerdekaan.
Gelombang panas yang ekstrem mengancam perayaan Hari Kemerdekaan 4 Juli di Amerika Serikat.
Pradipa Institute meminta pemerintah meninjau ulang berbagai regulasi yang dinilai berpotensi menggerus daya saing industri nasional.
Gelombang panas ekstrem di Eropa kini menjadi risiko makroekonomi struktural. Jerman diprediksi rugi Rp2,34 kuadriliun akibat penurunan produktivitas.
Mensesneg, Prasetyo Hadi menyampaikan, bahwa pemerintah akan segera mengambil keputusan menyangkut persoalan terkait kenaikan harga gas industri.
Menaker Yassierli memastikan pemerintah terus memantau potensi PHK di sejumlah perusahaan. Ribuan pekerja disebut terancam kehilangan pekerjaan.
Kalangan serikat pekerja menilai gelombang PHK masih terjadi di sejumlah sektor industri di tengah tekanan ekonomi global dan lemahnya kondisi ekonomi domestik.