EQUITYWORLD FUTURES JAKARTA | Terungkap, Kelompok Usia Produktif Makin Melek Literasi Keuangan
Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, kelompok usia produktif 26-35 tahun mencatat literasi keuangan tertinggi.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, kelompok usia produktif 26-35 tahun mencatat literasi keuangan tertinggi.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Perkembangan esports membuka ruang baru untuk mengenalkan literasi keuangan kepada generasi muda yang akrab dengan ekosistem digital. Kemampuan membaca situasi, menyusun strategi, dan menjaga disiplin dalam permainan...
Peluncuran ETF Emas di Indonesia menandai langkah baru dalam investasi emas, memperluas akses masyarakat melalui pasar modal dan sinergi industri bullion.
BEI mengungkapkan dana filantropi Islam yang disalurkan melalui Masjid Istiqlal akan dikelola secara profesional oleh manajer investasi (MI) di pasar modal.
China mampu meredam lonjakan harga minyak melalui pengelolaan stok, pembatasan ekspor BBM, dan pengurangan konsumsi domestik.
Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memastikan kebutuhan pembiayaan dapat dipenuhi.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) merilis data terbaru dalam Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun...
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat pada akhir perdagangan Senin (10/8/2026), usai naik 142 poin atau sekitar 0,79%.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) M Rizal Taufikurahman menilai daya beli masyarakat, khususnya kelas menengah ke bawah menjadi kunci penting untuk menjaga...
Penguatan rupiah dipicu IKK yang masih optimistis, usulan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur BI, dan meredanya kekhawatiran inflasi AS.