EQUITYWORLD FUTURES JAKARTA | Harga Emas Antam Anteng di Level Rp2,725 Juta per Gram Hari Ini
Melansir Logam Mulia, harga emas beli kembali alias buyback juga masih bertahan di level Rp2,725 juta per gram, setelah sebelumnya melesat Rp80 ribu.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Melansir Logam Mulia, harga emas beli kembali alias buyback juga masih bertahan di level Rp2,725 juta per gram, setelah sebelumnya melesat Rp80 ribu.
Melansir Logam Mulia, harga emas beli kembali alias buyback juga masih bertahan di level Rp2,585 juta per gram, setelah sebelumnya melesat Rp80 ribu.
Mata uang Asia mayoritas menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (21/8/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat bergerak menguat di tengah pelaku pasar mencermati sentimen dari tingkat domestik maupun global. IHSG dibuka menguat...
Ditjen Pajak (DJP) masih mempertimbangkan sejumlah hal dan diskusi dengan asosiasi mengenai skema pajak ETF Emas.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) secara resmi memulai pemeriksaan tematik nasional terhadap program ketahanan energi. Pemeriksaan ini bertujuan untuk menilai apakah kebijakan, tata kelola, program, dan kegiatan ketahanan...
IHSG menguat pada awal perdagangan Jumat (21/8/2026) dengan pergerakan dalam rentang 6.507,43 hingga 6.531,49.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Harga emas Antam yang dipantau dari laman Logam Mulia di Jakarta, Jumat (21/8/2026) pukul 09.07 WIB, tidak mengalami perubahan dan tetap di Rp 2.725.000 per gram. Harga...
DPD RI Awards 2026 mengajak masyarakat mengusulkan penggerak ekonomi desa inspiratif. Empat kategori penghargaan untuk dorong kemandirian dan inovasi lokal.
Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 6 sen menjadi US$86,78 per barel setelah menguat 2,3 persen pada sesi sebelumnya.