EWF | Harga Minyak Dunia Melonjak 2,2%, Brent Tembus USD111 per Barel
Harga minyak dunia menguat pada awal perdagangan Senin (6/4) setelah libur Paskah, didorong gangguan pasokan global akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Harga minyak dunia menguat pada awal perdagangan Senin (6/4) setelah libur Paskah, didorong gangguan pasokan global akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.
Di tengah meningkatnya ketegangan global akibat perang Iran vs AS dan Israel, ancaman terhadap Indonesia tidak hanya datang dari sisi ekonomi seperti kenaikan harga minyak dunia.
Harga minyak dunia yang melonjak menimbulkan kekhawatiran terhadap tekanan fiskal di dalam negeri. Ruang untuk mempertahankan defisit APBN tidak melampaui ambang batas 3% semakin menantang.
Ketegangan di Selat Hormuz memicu lonjakan harga minyak mentah AS hingga 2,35%. Trump beri tenggat waktu hingga Selasa bagi Iran untuk membuka jalur laut.
TIM para panahan Indonesia sukses mengamankan enam medali saat mengikuti kejuaraan dunia bertajuk Hyundai World Archery Para Series 2026 di Bangkok, Tailan 30 Maret - 4 April 2026.
Analis menjelaskan, ada sentimen global dan domestik yang menyebabkan pasar saham Indonesia masih lesu.
Berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Sabtu (4/4/2026). Salah satunya mengenai harga minyak.
Amerika Serikat membagi operasi militernya ke dalam 11 komando tempur, masing-masing dipimpin perwira tinggi dari berbagai matra.
Melansir dari data SIPRI, total pendapatan 100 perusahaan senjata terbesar dunia mencapai US$679 miliar atau Rp 11.536,21 triliun
Harga minyak dunia melonjak hingga 11% setelah pidato Donald Trump memicu kekhawatiran eskalasi konflik AS-Iran.