EWF | Rupiah Ambruk Dekati Rp18.000, Dolar AS Masih Terlalu Perkasa
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) berakhir melemah cukup dalam pada perdagangan, Rabu (1/7/2026) atau turun 45 poin yang setara 0,25% ke level Rp17.952.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) berakhir melemah cukup dalam pada perdagangan, Rabu (1/7/2026) atau turun 45 poin yang setara 0,25% ke level Rp17.952.
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 42 poin atau 0,23 persen ke level Rp17.949 per dolar AS pada perdagangan Rabu (1/7) sore.
Berikut sentimen yang membayangi pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Rabu, (1/7/2026).
Analis sebut rupiah masih berpotensi melemah seiring penguatan dolar AS usai rilis data lowongan pekerjaan Amerika Serikat yang lebih baik dari perkiraan pasar.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan, Selasa (30/6/2026) dengan penurunan 56 poin atau sekitar 0,31% ke posisi Rp17.907 per dolar AS.
Analis mengatakan penguatan indeks dolar AS dipicu meningkatnya kehati-hatian pelaku pasar terhadap perkembangan geopolitik di Timur Tengah dan The Fed.
Nilai tukar rupiah dibuka melemah 34 poin atau 0,19 persen ke level Rp17.855 per dolar AS pada perdagangan Selasa (30/6) pagi.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan pemerintah menurunkan harga gas bumi untuk industri yang dipasok dari gas alam cair (LNG) menjadi 13...
Analis mengatakan penguatan rupiah terjadi seiring membaiknya sentimen pasar setelah muncul laporan AS dan Iran menahan diri dan melanjutkan pembahasan damai.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah memutuskan menurunkan harga gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) untuk kebutuhan industri dari kisaran 20-23 dolar AS per MMBTU menjadi 13 dolar AS per MMBTU. Kebijakan...