EWF | Ini Analisa dan Penyebab Rupiah Terpuruk, Dolar AS Sudah Tembus Rp17.500
Nilai tukar rupiah kembali mengalami tekanan berat terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Nilai tukar rupiah kembali mengalami tekanan berat terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Rupiah kembali ambruk parah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Selasa (11/5/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kurs rupiah kembali terkapar di pembukaan perdagangan Selasa (21/5/2026). Berdasarkan data harian Bank Indonesia, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali ke teritori Rp 17.500, tepatnya Rp...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nilai tukar rupiah pada Selasa (12/5/2026) pagi bergerak melemah 69 poin atau 0,40 persen menjadi Rp 17.483 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp 17.414...
Nilai tukar rupiah kembali jatuh dan menembus level Rp17.503 perdagangan Selasa (12/5) pagi, melemah 89 poin atau 0,52 persen.
Nilai tukar rupiah melemah 0,18 persen ke Rp17.414 per dolar AS pada Senin (11/5) sore.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Senin (11/5/2026), turun 32 poin atau sekitar 18% ke level Rp17.414 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat akan dipengaruhi sejumlah sentimen termasuk global pada Senin, (11/5/2026).
Mata uang Asia ramai-ramai menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Namun, rupiah justru ambruk.
Analis prediksi rupiah menguat terbatas pada Jumat, (8/5/2026) karena ketegangan konflik Amerika Serikat dan Iran di Selat Hormuz.