EWF | Ekonomi Negara Berkembang Diramal Memburuk, Indonesia Beda Sendiri
ADB memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Asia dan Pasifik melambat menjadi 5,1% pada 2026-2027 akibat konflik Timur Tengah dan ketidakpastian perdagangan.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
ADB memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Asia dan Pasifik melambat menjadi 5,1% pada 2026-2027 akibat konflik Timur Tengah dan ketidakpastian perdagangan.
Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat menjadi 4,7% pada 2026, dipengaruhi oleh harga energi global dan ketegangan geopolitik.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada perdagangan Rabu (8/4) dengan potensi penurunan ke area 6.745-6.849.
Lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) akibat perang Iran diprediksi mendorong inflasi Amerika Serikat (AS) melonjak tajam.
Harga emas dunia dan logam mulia diperkirakan berpeluang mencetak rekor baru pada pekan depan, seiring meningkatnya ketegangan geopolitik global.
Harga emas dan perak kembali mengangkasa seiring melemahnya dolar Amerika Serikat (AS) dan reli aset risiko lainnya.
Harga emas dunia menguat dipicu harapan de-eskalasi konflik Timur Tengah dan pelemahan dolar AS. Tren bullish diperkirakan berlanjut dalam jangka pendek.
IHSG diproyeksi menguat pada perdagangan Senin (30/3), tetapi indeks saham tetap rawan terkoreksi ke kisaran 6.745-6.887.
Analis memperkirakan IHSG berpeluang menguat pada awal perdagangan hari ini (26/3), tetapi pergerakannya masih dibayangi risiko koreksi lanjutan.
Berikut 3 episode tekanan besar mata uang Garuda, ketika Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dinilai rentan dan berpotensi melemah hingga menembus Rp20.400 per dolar AS (USD) dalam beberapa bulan…