EWF | Investasi Digital China di RI Dinilai Bawa Peluang Sekaligus Tantangan
Investasi digital China di Indonesia membawa peluang dan tantangan. Pemerintah diminta perkuat regulasi dan diversifikasi vendor untuk kemandirian digital.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Investasi digital China di Indonesia membawa peluang dan tantangan. Pemerintah diminta perkuat regulasi dan diversifikasi vendor untuk kemandirian digital.
Tidak hanya merugikan sektor riil, kemacetan jalur antrean truk kontainer yang mengular keluar-masuk pelabuhan berimbas pada kemacetan jalan tol dalam kota Jakarta.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketidakpastian ekonomi global akibat konflik geopolitik dan perang di Timur Tengah dinilai justru menjadi momentum lahirnya pengusaha-pengusaha tangguh. Di tengah tekanan ekonomi, pelaku usaha didorong tetap bergerak...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rencana pemerintah memberikan insentif kendaraan listrik berbasis nikel dinilai dapat menjadi momentum penting untuk memperkuat industri baterai nasional sekaligus memperdalam hilirisasi mineral di Indonesia. Pengamat Ekonomi Energi…
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dinilai tidak semata-mata dipengaruhi penguatan mata uang global. Kondisi tersebut juga disebut mencerminkan masih adanya tantangan fundamental...
Ketidakpastian perpanjangan dan penerbitan Hak Guna Usaha (HGU) dinilai berpotensi menjadi ancaman serius bagi keberlanjutan industri sawit nasional serta keberhasilan program mandatori biodiesel B50.
Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun menilai PT Danantara (DSI) strategis perkuat tata kelola ekspor SDA dan tekan praktik under-invoicing yang rugikan negara.
Depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dinilai harus dimaknai sebagai proses restrukturisasi ekonomi nasional, bukan pelemahan.
Indonesia membutuhkan instrumen perdagangan yang lebih terintegrasi agar ekspor SDA tidak lagi berjalan parsial dan rentan terhadap kebocoran penerimaan negara.
Kedatangan petinggi negara, seperti Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan jajaran pimpinan Danantara di gedung BEI merupakan sinyal dukungan bagi pasar modal Indonesia.