EWF | Neraca Dagang RI Surplus 71 Bulan Beruntun, Komoditas Ini Jadi Andalan
Kinerja perdagangan Indonesia kembali tercatat positif.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Kinerja perdagangan Indonesia kembali tercatat positif.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan nasional secara kumulatif untuk periode Januari hingga Maret 2026 mencatatkan surplus sebesar USD5,55 miliar.
BPS mencatat neraca perdagangan Indonesia kembali surplus US$3,32 miliar pada Maret 2026 dan memperpanjang tren positif dalam beberapa tahun terakhir.
Harga emas terus melemah akibat ketegangan geopolitik, dengan deflasi 3,76% pada April 2026. Emas Antam turun menjadi Rp 2.795.000 per gram.
Harga emas perhiasan turun 3,76% pada April 2026 dan memicu deflasi. BPS mencatat ini terjadi setelah 30 bulan tren inflasi.
BPS melaporkan neraca perdagangan Indonesia surplus US$ 3,32 miliar pada Maret 2026, memperpanjang tren surplus selama 71 bulan. Sektor nonmigas mendominasi.
Neraca perdagangan Indonesia di awal 2026 masih mencatatkan surplus di tengah ketidakpastian global.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya menyasar peningkatan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga mulai menunjukkan dampak signifikan sebagai penggerak ekonomi daerah.
Indonesia mencatat investasi Rp 498,8 triliun di triwulan I 2026, dengan 50,1% berasal dari asing. Singapura tetap jadi investor terbesar.
MENTERI Sosial Saifullah Yusuf menegaskan pentingnya pemutakhiran data penerima bantuan sosial (bansos) secara berkala setiap tiga bulan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.