EWF | IHSG Lesu dalam Sepekan, Cermati Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Kinerja perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 29 Juni hingga 3 Juli 2026 ditutup melemah.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Kinerja perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 29 Juni hingga 3 Juli 2026 ditutup melemah.
Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 22-26 Juni 2026 ditutup melemah seiring meningkatnya tekanan jual di pasar domestik.
Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang periode perdagangan 1519 Juni 2026 turut mendorong lonjakan sejumlah saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat pergerakan beragam saham sepanjang perdagangan 2529 Mei 2026, dengan sejumlah emiten mencetak kenaikan signifikan dan lainnya tertekan tajam.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), sejumlah saham dengan kapitalisasi pasar besar atau big caps menjadi penghuni jajaran top losers pada perdagangan pekan ini (18-22 Mei 2026).
BEI mencatat sebanyak 197 saham naik lebih dari 2% pada pekan ini, sedangkan 112 saham menguat di kisaran 0-2 persen.
Kementerian Koordinator bidang Pangan mengingatkan bahwa masalah keamanan pangan bukan cuma isu kesehatan, tapi bisa menjadi sumber kerugian ekonomi besar.
Pergerakan saham-saham berkapitalisasi besar (big caps) menjadi faktor utama yang menekan IHSG, berikut daftar dan besaran penurunannya.
Nilai tukar rupiah juga melemah terhadap dolar Singapura pada perdagangan siang hari ini, Kamis (23/4/2026).
Industri asuransi kesehatan Indonesia menghadapi tantangan di 2025. Meskipun premi tumbuh 13,9%, profitabilitas menurun akibat klaim yang meningkat.