EWF | Bitcoin Rebound Dekati USD79.500, Momentum Positif di Tengah Gejolak Geopolitik
Harga Bitcoin (BTC) kembali menguat mendekati level USD79.500 pada perdagangan Rabu (22/4), setelah sempat terkoreksi ke kisaran USD74.000 di awal pekan.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Harga Bitcoin (BTC) kembali menguat mendekati level USD79.500 pada perdagangan Rabu (22/4), setelah sempat terkoreksi ke kisaran USD74.000 di awal pekan.
Penutupan Selat Hormuz memicu lonjakan BRENT ke US$ 91, mempengaruhi pasar finansial. BTC stabil di $74.000, sementara ETH dan altcoin mengalami penyesuaian.
Pasar kripto menguat di tengah ketidakpastian geopolitik, dengan Bitcoin bertahan di atas $75.000. Investor melakukan hedging menjelang akhir pekan.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kebijakan Iran mewajibkan pembayaran tol laut menggunakan Bitcoin di Selat Hormuz memicu kenaikan harga kripto. Langkah ini dinilai menandai pergeseran peran kripto dari sekadar aset investasi menjadi...
Goldman Sachs melalui divisi manajemen asetnya berencana meluncurkan exchange-traded fund (ETF) Bitcoin pertama mereka yang rencananya dirilis Juni.
Harga Bitcoin melonjak sekitar 6% hingga mendekati level USD75.000 pada awal pekan ini, dipicu ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Pasar kripto konsolidatif di tengah ketegangan AS-Iran. Bitcoin stabil di $71.000, sementara Ethereum dan altcoin menunjukkan fluktuasi terbatas.
Pemerintah Iran mengenakan tarif untuk kapal di Selat Hormuz, dibayar dengan aset kripto.
Iran mewajibkan kapal di Selat Hormuz membayar tarif tol Rp 17.000/barel minyak dengan kripto. Langkah ini untuk menghindari sanksi AS.
Pasar kripto merespons positif gencatan senjata AS-Iran, dengan Bitcoin dan Ethereum mengalami kenaikan signifikan. Investor kembali akumulasi aset digital.