EWF | Kasus Impor Harley-Davidson Bekas dari China Belum Diseret ke Pidana, Ini Alasannya
Selain menemukan lima Harley Davidson, Bea Cukai juga menemukan 20 unit rangka bekas Harley Davidson.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Selain menemukan lima Harley Davidson, Bea Cukai juga menemukan 20 unit rangka bekas Harley Davidson.
Bea Cukai menyebutkan importir tersebut memberitahukan mengenai suku cadang motor. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan isi peti kemas berbeda.
Barang impor ilegal tersebut berasal dari China.
Berbekal kreativitas dan kepedulian akan lingkungan, perajin muda di Banda Aceh mengubah limbah jeans menjadi berbagai produk fesyen bernilai ekonomi.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Barang fesyen mewah semakin diperlakukan sebagai aset yang dapat dicairkan ketika pemilik membutuhkan dana. Di tengah kondisi ekonomi yang masih berfluktuasi, skema jual putus mulai lebih diminati...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Bea Cukai menyita ribuan bale pakaian bekas impor ilegal yang ditemukan dalam 43 kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, serta dua gudang di Kalimantan Barat. Nilai ekonomi...
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ingin pemilik kapal yang mengangkut baju bekas impor ilegal ikut diseret ke ranah hukum.
DItjen Bea Cukai Kementerian Keuangan menyita 43 kontainer berisi ballpress baju bekas impor ilegal senilai Rp 37,5 miliar.
Kemenkeu menyita ribuan bal pakaian bekas impor ilegal di Tanjung Priok dan Kalbar dengan nilai ekonomi Rp 53 miliar. Kasus kini terus didalami.
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan membongkar sindikat besar peredaran pakaian bekas impor ilegal (balepress) jaringan antar-pulau.