EWF | Adrian Maulana: Minyak Naik US$ 1 per Barel, Beban APBN Tambah Rp10 T
CEO Inspira Adrian Maulana menaksir setiap kenaikan harga minyak dunia sebesar US$1 per barel bakal membebankan APBN Indonesia sebesar Rp10 triliun.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
CEO Inspira Adrian Maulana menaksir setiap kenaikan harga minyak dunia sebesar US$1 per barel bakal membebankan APBN Indonesia sebesar Rp10 triliun.
Harga minyak mentah AS melonjak di atas US$110 per barel setelah Iran menolak tenggat waktu pembukaan Selat Hormuz yang ditetapkan Donald Trump.
Menteri Keuangan Purbaya memperkirakan harga minyak mentah tidak akan bertahan lama di atas US$ 100 per barel.
Harga minyak mentah WTI melanjutkan tren penurunan harian menjadi sekitar US$ 101,7 per barel pada Rabu pagi, 1 April 2026.
Harga minyak dunia kembali menembus level psikologis US$115 per barel. Kondisi ini menimbulkan sejumlah risiko yang perlu diantisipasi oleh Indonesia.
Keterlibatan pasukan Houthi dalam konflik Timur Tengah berpotensi mengerek harga minyak ke level US$ 120 per barel.
Lonjakan harga minyak dunia membuat beban subsidi di APBN makin berat.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menyatakan lonjakan harga minyak dunia hingga menyentuh level USD100 per barel masih berada dalam koridor APBN.
Artikel mengenai minyak dunia ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca.
IEA dan lebih dari 30 negara melepas 400 juta barel cadangan minyak darurat, namun harga minyak dunia masih berpotensi naik.