EQUITYWORLD FUTURES JAKARTA | Tak Lagi Barang, Bansos Bakal Lewat Transfer Uang Tunai
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bantuan sosial (bansos) ke depannya tak lagi dalam bentuk barang
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bantuan sosial (bansos) ke depannya tak lagi dalam bentuk barang
Kepala Pusat Makroekonomi Indef Rizal Taufikurrahman menuturkan, digitalisasi hanya efektif jika didukung data penerima yang akurat.
Pemerintah akan memperluas digitalisasi perlindungan sosial dengan konsep 'digital by design' dan 'digital by justice' memastikan akses bagi semua masyarakat.
Luhut juga memastikan peluncuran atau roll out digitalisasi bansos dilangsungkan pada pekan ketiga Oktober 2026 dengan target sekitar 80% proses digitalisasi dan penataan data telah dirampungkan.
Menkeu Purbaya menegaskan pentingnya Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk penyaluran subsidi dan bansos yang tepat sasaran.
Melalui Program Perlinsos Digital, pemerintah membangun sistem yang mengintegrasikan data dari berbagai instansi untuk memastikan penerima bantuan dapat diverifikasi secara lebih akurat.
Menurut Gus Ipul, integrasi tersebut diharapkan tidak hanya mempermudah akses layanan masyarakat, tetapi juga memperkuat aktivitas ekonomi di tingkat desa.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah akan menyalurkan bansos dan berbagai komoditas bersubsidi melalui Kopdes Merah Putih mulai September 2026.
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengusulkan agar proyek uji coba digitalisasi bantuan sosial diperluas.
Juru Bicara Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, Jodi Mahardi buka suara soal pemberian bantuan sosial Rp 5,4 juta per orang.