EWF | 7 Dekade Astra: Dorong Pertumbuhan dan Penciptaan Nilai Jangka Panjang
Portofolio bisnis Astra yang mencatatkan kinerja kuat, masing-masing adalah otomotif, jasa keuangan, serta alat berat dan solusi pertambangan.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Portofolio bisnis Astra yang mencatatkan kinerja kuat, masing-masing adalah otomotif, jasa keuangan, serta alat berat dan solusi pertambangan.
PT Asuransi Astra Buana Layanan asuransi otomotif tak lagi menjadi yang utama sebagai penopang pendapatan.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di tengah tekanan ketidakpastian global, Asuransi Astra melakukan strategi diversifikasi bisnis. Memasuki usia menjelang tujuh dekade, perusahaan tidak lagi bertumpu pada satu lini bisnis utama, melainkan terus…
Pelemahan rupiah mengakibatkan klaim asuransi kesehatan meningkat. Masih banyak kebutuhan medis, seperti obat, yang diimpor.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --- PT Astra International Tbk (Astra) mereposisi strategi bisnis dengan memperkuat fokus pada tiga bisnis utama, yakni otomotif, jasa keuangan, serta alat berat dan solusi pertambangan untuk...
PT Astra International mereposisi strategi bisnis jelang usia ke-70, fokus pada otomotif, jasa keuangan dan alat berat untuk pertumbuhan laba dan dampak sosial.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perjalanan menuju tujuh dekade Astra menjadi momentum refleksi untuk mendorong pertumbuhan perusahaan dan penciptaan nilai jangka panjang bagi pemangku kepentingan melalui tinjauan strategis secara menyeluruh yang hasilnya...
Astra menyiapkan strategi baru dengan memperkuat bisnis inti serta meningkatkan efisiensi modal untuk pertumbuhan berkelanjutan.
Secara historis, Astra memiliki bisnis yang terdiversifikasi yang menjadi nilai tambah bagi perusahaan hingga hari ini.
Dari sisi bisnis, laba bersih PT Astra International Tbk. divisi otomotif dan mobilitas sebesar Rp 2,4 triliun pada Januari-April 2026.