EWF | Negosiasi AS-Iran Buntu, Harga Minyak Dunia Kembali Memanas Tembus USD106 per Barel
Harga minyak dunia melonjak menembus level USD106 per barel pada perdagangan Jumat (24/4), seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Harga minyak dunia melonjak menembus level USD106 per barel pada perdagangan Jumat (24/4), seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Tingginya ego Amerika Serikat dan Iran melanjutkan ketegangan konflik.
Presiden AS Donald Trump menilai gencatan senjata dengan Iran positif untuk memperkuat militer AS. Namun, ia mengancam serangan bom jika kesepakatan gagal.
Harga minyak dunia tetap menguat di tengah keputusan Amerika Serikat (AS) memperpanjang gencatan senjata dengan Iran dan menunda pembicaraan damai lanjutan.
Rupiah menguat ke Rp 17.126 per dolar AS didorong optimisme perundingan damai AS-Iran dan melemahnya dolar global.
PRESIDEN Donald Trump menyatakan bahwa proses negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran masih terus berlangsung dan menunjukkan kemajuan positif.
Gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang dimulai pada 8 April lalu mengungkap tabir kerusakan yang jauh lebih mengerikan dari perkiraan semula.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mendorong Amerika Serikat dan Iran untuk segera melanjutkan negosiasi damai guna mengakhiri permusuhan.
Pengamat Hubungan Internasional Andrea Abdul Rahman Azzqy menjelaskan alasan jalur perundingan Iran dan Amerika Serikat belum tertutup.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Selasa (14/4/2026), turun 22 poin atau sekitar 0,13% ke level Rp17.127 per dolar AS.