EWF | Harga Minyak Dunia Anjlok, Mungkinkah BBM Ikut Turun?
Anjloknya harga minyak dunia usai sinyal perdamaian antara Amerika Serikat (AS) dan Iran membuka peluang penurunan harga BBM nonsubsidi di Indonesia.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Anjloknya harga minyak dunia usai sinyal perdamaian antara Amerika Serikat (AS) dan Iran membuka peluang penurunan harga BBM nonsubsidi di Indonesia.
Harga minyak WTI dan Brent merosot tajam setelah AS-Iran sepakat akhiri konflik dan buka Selat Hormuz. Bursa saham Asia melonjak tajam.
Harga emas Antam 24 karat sepanjang perdagangan 8-13 Juni 2026 berakhir turun Rp 32.000 per gram.
Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat terkoreksi US$3,80 atau 4,33 persen menjadi US$83,91 per barel.
Pernyataan Donald Trump soal peluang damai dengan Iran membuat harga minyak dunia melemah meski ketegangan di Timur Tengah masih tinggi.
Emas kehilangan daya tarik sebagai aset lindung nilai. Investor khawatir The Fed akan mempertahankan atau menaikkan suku bunga.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 112,97 poin atau 1,91 persen ke level 5.789 pada sesi I perdagangan Senin (8/6).
Harga emas Antam hari ini Kamis (11/6) turun tajam Rp24.000 menjadi Rp2.689.000 per gram. Simak rincian harga buyback dan potongan pajak terbaru di sini.
Harga emas Antam turun Rp 24.000 per gram menjadi Rp 2.689.000. Rincian harga emas dari 0,5 gram hingga 1.000 gram juga disajikan.
IHSG dibuka melemah pada perdagangan Kamis (11/6). Indeks saham turun 43,93 poin atau minus 0,74 persen ke level 5.858 dari posisi penutupan sebelumnya.