EQUITYWORLD FUTURES JAKARTA | Pemerintah Ambil Alih Saham KCIC, Beban WIKA Jauh Berkurang
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menyambut positif rencana pemerintah mengambil alih saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) di KCIC.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menyambut positif rencana pemerintah mengambil alih saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) di KCIC.
Sebagai perusahaan penjaminan terbesar di Indonesia, Jamkrindo memandang penguatan standar kompetensi sebagai fondasi penting.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan segera mengambil alih pengawasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) dari fungsi pengawasan yang sebelumnya dilakukan oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi...
PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), konsorsium BUMN pemegang 60 persen saham PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), akan mengalihkan seluruh kepemilikannya kepada Kemenkeu.
Mensesneg Prasetyo Hadi menyebut skema pembayaran utang proyek kereta cepat KCIC akan diatur langsung oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Kemenkeu akan alihkan saham kereta cepat dari konsorsium BUMN ke SMV untuk mengelola tanpa membebani APBN. Target pengalihan selesai September 2026.
Pemerintah mengalihkan kepemilikan mayoritas KCIC ke Kemenkeu. Skema baru disebut tidak menjadi beban langsung APBN.
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengambil seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan bahwa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan mengambil alih kepemilikan 60 persen saham Whoosh di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Proses...
Kemenkeu ambil alih 60% saham Kereta Cepat dari Danantara. Menkeu Purbaya targetkan proses rampung September dan jamin tak membebani APBN.