EWF | Menteri Energi AS: China Bakal Beli Lebih Banyak Minyak
Menteri Energi AS, Chris Wright memprediksi, ada pertumbuhan impor minyak China dari Amerika Serikat.
EWF | Teknologi Hotel Pintar asal Tiongkok Mulai Ekspansi ke Indonesia
Pertumbuhan industri pariwisata dan perhotelan Indonesia mulai menarik ekspansi perusahaan teknologi perhotelan global.
EWF | BSSN Ingatkan Ancaman Siber terhadap Perbankan Kian Kompleks
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengingatkan ancaman siber terhadap industri perbankan terus berkembang seiring pesatnya transformasi digital sektor keuangan. Karena itu, penguatan keamanan siber dinilai menjadi...
EWF | Pertamina Menambah Penyaluran 5,8 Juta Tabung LPG 3 Kg Selama Libur Panjang
Pertamina menambah penyaluran LPG 3 kg untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi seiring pertimbangan tren konsumsi.
EWF | Kunjungan Trump ke Tiongkok Perlihatkan Tekanan Krisis Ekonomi ke AS
Presiden Donald Trump mengunjungi Beijing di tengah inflasi AS dan konflik Iran. Xi Jinping tegaskan prioritas Taiwan di atas kesepakatan dagang.
EWF | Inflasi AS Diprediksi Tembus 6 Persen akibat Krisis Selat Hormuz
Ekonom memprediksi inflasi AS melonjak ke 6% di kuartal II 2026 akibat krisis minyak di Selat Hormuz. Pertumbuhan ekonomi melambat ke angka 2,2%.
EWF | Persis vs Dewa United: Laskar Sambernyawa Jaga Asa Bertahan
Persis vs Dewa United berakhir 1-0. Gol Luka Dumancic bawa Persis Solo raih poin krusial untuk lolos degradasi Super League di Stadion Manahan.
EWF | OJK Sebut Klaim BPJS Ketenagakerjaan Maret Melonjak Rp1,85 T Imbas PHK
OJK mengungkapkan fenomena PHK dapat berdampak pada peningkatan pembayaran manfaat di BPJS Ketenagakerjaan, khususnya program JHT dan JKP.
EWF | Eric Trump Ancam Gugat MS Now terkait Tudingan Bisnis di Tiongkok
Eric Trump berencana menggugat MS Now dan Jen Psaki atas laporan yang mempertanyakan motif kehadirannya dalam kunjungan kenegaraan Donald Trump ke Tiongkok.
EWF | Tanda Tanya di Balik AS Tak Jadi Kirim 4.000 Tentara ke Polandia
Amerika Serikat tiba-tiba mengumumkan pembatalan rencana pengerahan 4.000 tentara AS ke Polandia. Alasannya hingga kini masih menjadi tanda tanya.
