EWF | Rupiah Semakin Terpuruk, Kini Sentuh Rp 17.728 per Dolar AS
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nilai tukar rupiah pada Selasa per 11.02 WIB bergerak melemah 60 poin atau 0,34 persen menjadi Rp 17.728 dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp 17.668…
EWF | BEI Janjikan ETF Emas Tetap Meluncur di Tengah Gejolak Pasar
BEI memastikan pengembangan produk baru di pasar modal tetap berjalan di tengah gejolak pasar dan tekanan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
EWF | Pep Guardiola Tinggalkan Manchester City Akhir Musim Ini, Akhir Era Emas di Etihad
Pep Guardiola dikabarkan hengkang dari Manchester City akhir musim ini setelah satu dekade penuh trofi. Simak perjalanan dan warisannya di Liga Primer.
EWF | Lanjutkan Pelemahan, IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 6.599
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Selasa (19/5/2026) dibuka melemah 0,03 poin atau 0 persen ke level 6.599,21.
EWF | Purbaya Siapkan Rp 2 Triliun per Hari untuk Stabilkan Rupiah
Menkeu Purbaya Yudi Sadewa memastikan pemerintah aktif masuk pasar obligasi untuk membantu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
EWF | USD Hari Ini di Bank Masih Rp 17.700, Analis Proyeksikan Makin Melemah
Sejumlah bank besar nasional mematok kurs jual USD di kisaran Rp 17.700-an. Analis sebut target pelemahan terdekat bisa menguji level Rp 17.800.
EWF | DPR Nilai Pernyataan Prabowo soal Dolar AS Demi Tenangkan Masyarakat
Misbakhun menilai pernyataan Prabowo soal masyarakat desa tak terdampak penguatan dolar AS adalah upaya menenangkan publik di tengah anjloknya rupiah.
EWF | Awas! Bisnis di RI Ini Rawan Ambruk Karena Lonjakan Harga Minyak
Kenaikan harga minyak dan energi global mulai memberikan dampak berbeda terhadap sektor industri di Indonesia.
EWF | Harga Perak Antam Hari Ini 19 Mei 2026 Melonjak
Harga perak Antam hari ini, 19 Mei 2026, mengalami kenaikan signifikan, mencapai Rp 51.000 per gram, seiring dengan tren positif harga emas Antam.
EWF | Bank Indonesia Dinilai Perlu Naikkan Suku Bunga demi Stabilkan Rupiah
Ekonom LPEM UI menyarankan Bank Indonesia menaikkan suku bunga menjadi 5% untuk menahan pelemahan Rupiah, meski Mirae Asset memprediksi BI Rate tetap di 4,75%.
