EWF | Rupiah Melemah Emas Ikut Loyo, Ini Daftar Harga Terbaru
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Harga emas Antam yang dipantau dari laman Logam Mulia pada Kamis (4/6/2026) pukul 08.45 WIB kembali turun Rp 15.000, dari sebelumnya Rp 2.774.000 menjadi Rp 2.759.000 per...
EWF | Dolar AS Tembus Rp 18.000, Ini Sektor yang Untung dan Rugi
Dolar Amerika Serikat (AS) makin perkasa terhadap rupiah hingga tembus 18.000 pada Kamis, (4/6/2026). Ini sektor yang terdampak.
EWF | Harga Minyak Surut ke US$97,14 usai Lebanon-Israel Sepakati Gencatan
Adapun untuk minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat terkoreksi 62 sen atau 0,65 persen ke level US$95,40 per barel.
EWF | Kinerja Keuangan MRT Jakarta 2025: Pendapatan Tembus Rp1,5 Triliun
PT MRT Jakarta mencatat pendapatan Rp1,5 triliun pada 2025, tumbuh 7%. Peningkatan didorong oleh kenaikan jumlah penumpang dan optimalisasi bisnis non-tiket.
EWF | Rupiah Tembus Rp 18 Ribu, Tekanan Global dan Domestik
Nilai tukar rupiah menembus hingga Rp 18.015 per dolar AS pada perdagangan Kamis pagi.
EWF | Harga Emas Antam Hari Ini Jatuh Lagi!
Harga emas Antam hari ini turun Rp 15.000 per gram menjadi Rp 2.759.000. Buyback juga turun menjadi Rp 2.571.000 per gram. Simak rincian lengkapnya!
EWF | Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
Nilai tukar rupiah di pasar spot menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS pada awal perdagangan Kamis (4/6) mencatat posisi terlemah sepanjang sejarah.
EWF | Harga Emas Antam Merosot Rp15 Ribu ke Rp2,759 Juta Hari Ini
Logam Mulia mencatat harga buyback emas Antam hari ini berada di Rp2,571 juta per gram atau turun Rp13 ribu dibandingkan perdagangan sebelumnya.
EWF | IHSG Berdarah-darah, Dividen Saham Masih Layak Diburu?
IHSG ditutup melemah di level 5.941,07. Rata-rata imbal hasil dividen naik mencapai 10,11%, menunjukkan peluang investasi menarik di saham berfundamental kuat.
EWF | Rupiah per 1 Dolar AS Rp.18.000, BI Akhirnya Buka Suara!
Mata Uang Rupiah melemah ke Rp18.015 per dolar AS akibat tekanan geopolitik dan data ekonomi AS. Simak analisis dan langkah intervensi Bank Indonesia.
