EWF | Dolar AS Perkasa, Rupiah dan Mata Uang Negara ASEAN Lain Kompak Melemah
Dolar Amerika Serikat (AS) masih bebani mata uang negara berkembang termasuk rupiah pada Kamis, (28/5/2026).
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Dolar Amerika Serikat (AS) masih bebani mata uang negara berkembang termasuk rupiah pada Kamis, (28/5/2026).
Dalam perubahan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34 Tahu 2026, ada tambahan poin mengenai ruang pembebasan cukai pada campuran etanol ke BBM.
Manajemen Pertamina Drilling mengatakan, kolaborasi dengan Drilling menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas bisnis.
Pemerintah Australia mengajukan gugatan terhadap perusahaan manufaktur Amerika Serikat (AS)
Pelemahan nilai tukar Rupiah menekan sektor riil dan perusahaan yang bergantung pada impor.
Brantas Abipraya memastikan tidak menunda pembayaran kepada mandor dan pekerja proyek yang tengah dikerjakan.
Dolar Singapura menguat terhadap rupiah pada Kamis, (28/5/2026). Berikut sentimennya.
Inflasi energi global yang dipicu konflik Iran mulai menimbulkan kekhawatiran baru terhadap perekonomian di kawasan Asia.
Pengamat mata uang Ariston Tjendra mengungkap pemicu nilai tukar rupiah yang masih tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Mendag Budi Santoso menuturkan, masalah yang dihadapi penjual dan marketplace diharapkan dapat solusi melalui Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023.