EWF | Nasib Gaji Manajer Kopdes Merah Putih di Tangan Purbaya
Gaji para calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih masih belum jelas nasibnya, semua menunggu perhitungan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Gaji para calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih masih belum jelas nasibnya, semua menunggu perhitungan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Urgensi pengesahan Rancangan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber menguat di tengah peningkatan ancaman siber, yang dinilai telah memasuki level serius
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mulai memetik hasil strategi transformasi bisnis yang dijalankan di tengah tekanan industri semen domestik akibat kondisi kelebihan pasokan (overcapacity).
Selama lebih dari dua dekade, Bank Mandiri terus berupaya berkontribusi sebagai penggerak ekosistem negeri dalam mencetak generasi emas Indonesia.
INDUSTRI makanan dan minuman (F&B) Indonesia diproyeksikan tumbuh positif sebesar 7–8% pada 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) sekaligus Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengaku telah menyiapkan subsidi sebesar Rp 5 juta untuk setiap pembelian motor listrik. Program yang...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita memastikan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) secara masif tidak terjadi di sektor industri. Sebaliknya, penyerapan tenaga kerja di sektor manufaktur...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pertamina menjajaki penguatan kerja sama dengan perusahaan migas asal Amerika EOG Resources sebagai langkah lanjutan atas kolaborasi yang telah terjalin, guna mendorong peningkatan produksi minyak dan...
bank bjb terus memperluas sinergi guna menghadirkan kemudahan akses keuangan bagi masyarakat.
Penutupan jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz diprediksi akan memicu lonjakan harga komoditas global secara signifikan akibat terganggunya rantai pasok energi dan bahan baku pangan.