EQUITYWORLD FUTURES JAKARTA | Bayan Beber Kinerja usai Haji Isam Borong 30 Persen Saham
PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyatakan kegiatan operasional perseroan dan entitas anak tetap berjalan seperti biasa usai 30 persen saham dibeli Haji Isam.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyatakan kegiatan operasional perseroan dan entitas anak tetap berjalan seperti biasa usai 30 persen saham dibeli Haji Isam.
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperkuat tata kelola pertambangan untuk meningkatkan nilai ekonomi kekayaan mineral nasional. Penguatan dilakukan melalui digitalisasi pengawasan, pencatatan penerimaan negara, penataan...
Presiden Prabowo Subianto minta audit forensik dana haji untuk mencegah rekayasa keuangan. Fokus pada perbaikan tata kelola BPKH dan pemberantasan kartel haji.
Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menerapkan batas harga saham terendah Rp1 per saham pada perdagangan hari ini, Senin (28/9/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mendorong pemanfaatan komoditas perkebunan dalam pengembangan produk hilir dan ekosistem industri halal melalui keikutsertaannya dalam Halal Indo 2026 di Indonesia Convention Exhibition...
BEI membantah penerapan batas harga terendah saham menjadi Rp1 di pasar reguler dan pasar tunai menyebabkan IHSG melemah pada hari ini, Senin (28/9).
Presiden Prabowo Subianto mengusulkan komposisi Bipih dan nilai manfaat haji 2027 sebesar 52:48 guna meringankan beban jamaah di tengah ketidakpastian ekonomi.
Manfaat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sudah banyak dinikmati masyarakat, termasuk membantu petani dan pelaku UMKM
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah 75 poin atau 0,42% menjadi Rp17.978 per dolar AS pada akhir perdagangan Senin (28/9/2026).
Gubernur BI Destry Damayanti menyebut ekonomi global 2026 masih tertekan inflasi dan harga minyak, namun berpeluang membaik pada 2027 dengan dukungan investasi.