EQUITYWORLD SSC : Kewajiban Neto Investasi Internasional Naik US$ 26,9 Miliar
Bank Indonesia menyatakan kewajiban neto posisi investasi internasional Indonesia pada akhir 2025 sebesar US$ 272,6 miliar
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Bank Indonesia menyatakan kewajiban neto posisi investasi internasional Indonesia pada akhir 2025 sebesar US$ 272,6 miliar
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menyetujui pembagian dividen tunai Rp 13,03 triliun kepada pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025, Senin...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Senin (9/3/2026), mengatakan akan melonggarkan sanksi minyak terhadap beberapa negara untuk memanipulasi harga. "Kami juga mencabut berbagai sanksi terkait minyak untuk menurunkan…
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Blue Bird Tbk (BIRD) menegaskan komitmennya menjaga pertumbuhan bisnis yang konsisten di tengah dinamika pasar modal dan potensi ketidakpastian ekonomi global. Direktur Utama PT Blue Bird...
Dupoin Futures memproyeksikan harga emas dunia berpotensi naik menuju area resistance di kisaran US$5.245 per troy ounce dalam waktu dekat.
Analis menilai belum ada sektor saham yang benar-benar tahan banting di tengah tekanan pasar yang terjadi belakangan ini.
Perang AS & Israel lawan Iran berdampak pada harga minyak, transportasi, barang, nilai tukar rupiah terhadap dolar, hingga rantai perdagangan.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Perdagangan Republik Indonesia (RI) Budi Santoso (Busan) mendorong isu ketahanan pangan menjadi agenda utama dalam reformasi pertanian Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Hal itu disampaikan saat Indonesia...
PT BRI memperkuat komitmen pembiayaan berkelanjutan untuk mendukung ekonomi hijau dan inklusif, dengan portofolio sustainable loans mencapai Rp811,9 triliun.
OJK telah menetapkan PT BPR Koperindo Jaya sebagai bank dengan status pengawasan BPR Dalam Penyehatan (BDP) sejak 22 Januari 2025.