EWF | Pergerakan IHSG Hari Ini Masih Dibayangi Tekanan, Berisiko Turun hingga 6.887
Pergerakan IHSG diperkirakan masih menghadapi tekanan pada perdagangan hari ini, Senin (30/3/2026) setelah menutup akhir pekan di zona merah.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Pergerakan IHSG diperkirakan masih menghadapi tekanan pada perdagangan hari ini, Senin (30/3/2026) setelah menutup akhir pekan di zona merah.
Danantara mengatakan tekanan kinerja yang masih tercermin dalam laporan keuangan 2025 merupakan kondisi sebelum intervensi berjalan.
Krisis energi global memasuki babak baru yang mengkhawatirkan. Negara-negara Eropa diperingatkan berpotensi menghadapi kelangkaan BBM mulai April 2026.
Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2024, sekitar 20,1% anak Indonesia berpotensi tumbuh tanpa pengasuhan ayah.
IHSG masih berpotensi bergerak terkoreksi dengan sentimen yang masih seputar Timur Tengah dan kondisi pasar global yang cenderung melemah.
di balik rebound tersebut, tren besar logam mulia ini masih dibayangi tekanan kuat dari faktor makro global.
OECD menilai konflik di Timur Tengah menghambat pertumbuhan ekonomi global hingga memicu inflasi.
IHSG diproyeksi menguat pada perdagangan Senin (30/3), tetapi indeks saham tetap rawan terkoreksi ke kisaran 6.745-6.887.
Rilis Inflasi Indonesia hingga data ketenagakerjaan AS akan menjadi penggerak pasar hari ini hingga satu pekan ke depan.
Perang yang dimulai oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran sudah berlangsung sebulan. Hingga kini, belum ada tanda-tanda perang tersebut akan berakhir.