EWF | Prabowo Teken Kerja Sama Ekonomi Rp370 T dengan Jepang
Presiden Prabowo Subianto menandatangani kerja sama ekonomi senilai US$22 miliar atau sekitar Rp370 triliun dengan Jepang dalam kunjungan resminya pekan ini.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menandatangani kerja sama ekonomi senilai US$22 miliar atau sekitar Rp370 triliun dengan Jepang dalam kunjungan resminya pekan ini.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Beredar di media sosial tangkapan layar paparan terkait perubahan harga BBM subsidi dan nonsubsidi akibat gejolak krisis minyak dunia. Pertamina menegaskan belum ada pengumuman resmi perubahan...
Lewat semangat gotong royong, Desa Manemeng kembangkan ekonomi desa dari pertanian, peternakan, dan usaha lokal bersama Program Desa BRILiaN BRI.
Desa Manemeng di Sumbawa Barat memperkuat ekonomi kerakyatan lewat gotong royong, BUMDes, dan Program Desa BRILiaN yang mendorong usaha warga.
Kementerian ESDM memastikan pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM bersubsidi dan meminta masyarakat menunggu perkembangan harga BBM nonsubsidi pada 1 April 2026.
OJK menetapkan batas maksimal masa tunggu untuk manfaat umum selama 30 hari kalender sejak polis aktif, kecuali untuk kasus kecelakaan.
Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan kerja sama Indonesia-Jepang senilai Rp 384 triliun. Kerja sama ini fokus energi bersih dan hilirisasi.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Prabowo Subianto menyaksikan pengumuman 10 nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dan perjanjian kerja sama strategis antara pelaku usaha Indonesia dan Jepang dengan nilai mencapai 22,6 miliar...
Nilai tukar rupiah ditutup di level Rp 17.002 per dolar Amerika Serikat (AS) atau melemah 22 poin dibanding sehari sebelumnya.
IEA menyebut gangguan yang menghapus sekitar 20 juta barel per hari dari pasar global ini sebagai gangguan pasokan terbesar dalam sejarah pasar minyak dunia.