EQUITYWORLD FUTURES JAKARTA | Pasar Saham Bergejolak, OJK Ungkap Dampak ke Asuransi
OJK mencatat gejolak pasar saham menekan nilai investasi perusahaan asuransi jiwa, bahkan membuat tingkat solvabilitas sejumlah perusahaan turun.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
OJK mencatat gejolak pasar saham menekan nilai investasi perusahaan asuransi jiwa, bahkan membuat tingkat solvabilitas sejumlah perusahaan turun.
Di tengah kebutuhan pembiayaan pembangunan yang semakin kompleks, investasi strategis dituntut mampu menghasilkan dampak ekonomi dan sosial yang nyata, terukur, dan berkelanjutan bagi Indonesia.
Ratusan ribu warga turun ke jalan di Eropa. Harga energi melonjak, biaya sewa rumah mahal, dan pertumbuhan ekonomi lambat menambah tekanan hidup masyarakat.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong perusahaan meningkatkan kualitas pelaporan lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social, and governance/ESG) agar tidak sekadar menjadi pemenuhan kewajiban. Pengungkapan keberlanjutan perlu...
REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG — Industri perasuransian dan perbankan kembali menorehkan langkah strategis dalam upaya memperluas akses perlindungan finansial di daerah. Kolaborasi ini dilakukan untuk memberikan layanan dan perlindungan prima bagi...
Pasar modal Indonesia mengalami perubahan signifikan dengan publikasi pemegang saham di atas 1% dan minimum free float 15%
Pemerintah uji coba program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara prasmanan di 66 SPPG, dalam rangka perbaikan gizi dan pengurangan sisa makanan.
Utusan Khusus AS Steve Witkoff dijadwalkan bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Norwegia untuk mengoordinasikan usulan negosiasi damai dengan Rusia.
Beijing menuduh kapal perang AS itu secara ilegal memasuki perairan di sekitar beting yang disengketakan di perairan Laut China Selatan.
OJK menyebutkan saat ini belum ada asuransi yang langsung berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).