EWF | Defisit APBN Jadi Alarm Serius bagi Stabilitas Ekonomi Nasional
Dalam dua bulan pertama tahun anggaran, defisit APBN telah mencapai Rp135,7 triliun. Lebih parahnya, kondisi ini diiringi kontraksi penerimaan negara sebesar Rp94,3 triliun.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Dalam dua bulan pertama tahun anggaran, defisit APBN telah mencapai Rp135,7 triliun. Lebih parahnya, kondisi ini diiringi kontraksi penerimaan negara sebesar Rp94,3 triliun.
Amran memastikan kebijakan WFH PNS setiap Jumat tidak akan mengganggu produktivitas sektor pertanian karena aktivitas petani tetap berjalan normal.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan update perkembangan pengawasan di bidang pasar modal, baik di pasar saham, obligasi (surat utang), maupun reksa dana. Tercatat, secara keseluruhan, kinerja...
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan perang AS-Israel vs Iran tantangan bagi APBN dan ekonomi Indonesia. Stabilitas ekonomi tetap terjaga.
Harga perak Antam mengalami penurunan signifikan sebesar Rp 350 per gram pada Senin, 6 April 2026, menjadi Rp 46.200, menawarkan peluang menarik bagi investor.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan penertiban poster film Aku Harus Mati yang sempat menjadi sorotan publik telah dilakukan.
Menlu Iran Iran Abbas Araghchi telah melakukan percakapan telepon dengan Menlu Rusia Sergey Lavrov, dan menuntut PBB bertindak mengutuk serangan AS-Israel.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Eskalasi perang yang bergulir di kawasan Timur Tengah meningkatkan kondisi ketidakpastian ekonomi global. Kendati demikian, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai sektor jasa keuangan domestik terjaga stabil. “Rapat...
Konflik yang memanas di Timur Tengah menghantam kekayaan para miliarder ASEAN, dengan nilai kerugian mencapai sekitar USD62 miliar atau setara Rp1.000 triliun sepanjang Maret 2026.
Rupiah melemah ke Rp 16.996 per dolar AS dipicu konflik Timur Tengah dan kenaikan harga minyak global.