EWF | Rupiah Melemah Bisa Jadi Peluang Tambah Lapangan Kerja
Pelemahan rupiah dinilai memberi keuntungan bagi sektor berorientasi ekspor, meski industri berbasis impor tetap menghadapi tekanan.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Pelemahan rupiah dinilai memberi keuntungan bagi sektor berorientasi ekspor, meski industri berbasis impor tetap menghadapi tekanan.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo meyakini nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan kembali menguat mulai Juli hingga September 2026.
Pendekatan berbasis komunitas dipilih karena masyarakat memiliki peran penting sebagai penggerak utama perubahan sosial dan ekonomi di lingkungannya masing-masing.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan tekanan terhadap nilai tukar rupiah akibat gejolak pasar global akan mulai melandai pada pertengahan pekan ini.
Kemenkes bersama kementerian terkait diminta memberikan stimulus konkret berupa insentif fiskal, bantuan modal, dan kemudahan regulasi guna menumbuhkan industri alat kesehatan.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berencana mengucurkan sekitar Rp2 triliun per hari guna intervensi di pasar obligasi demi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
Ekonom mengingatkan jika tekanan rupiah berkepanjangan dapat mendorong risiko perlambatan produksi hingga penundaan ekspansi.
Bank Indonesia menyatakan cadangan devisa Indonesia masih lebih dari cukup untuk melakukan intervensi guna menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Bank Indonesia menilai rupiah masih stabil meski melemah ke Rp17.669 per dolar AS karena volatilitas tetap terjaga.
Amerika Serikat (AS) dan Iran belum juga berdamai. Terbaru, kedua negara masih saling ancam.