EQUITYWORLD SSC : Astra Kantongi Pendapatan Rp323,4 Triliun di 2025, Bisnis Jasa Keuangan Jadi Penopang
Astra berencana tetap memanjakan pemegang saham dengan mengusulkan total dividen sebesar Rp390 per saham untuk tahun buku 2025.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Astra berencana tetap memanjakan pemegang saham dengan mengusulkan total dividen sebesar Rp390 per saham untuk tahun buku 2025.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Visi besar Indonesia untuk mencapai kedaulatan pangan dan lompatan ekonomi nasional kini bertumpu pada keberanian melakukan reformasi sistem serta penguatan hilirisasi di sektor pertanian. Menteri Pertanian, Andi…
Transformasi teknologi tidak hanya fokus pada pengembangan sistem, tetapi juga memastikan keamanan, keandalan, serta relevansi layanan terhadap kebutuhan industri dan masyarakat.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Bank Indonesia (BI) merilis Buku Kajian Stabilitas Keuangan (KSK) Nomor 46 pada Jumat (27/2/2026). Buku tersebut memberikan gambaran luas mengenai situasi perekonomian Indonesia di tengah gejolak ketidakpastian...
INDEF menilai kesepakatan dagang RI-AS tak seimbang karena Amerika menang telak, sementara industri tekstil, petani hingga peternak RI terpukul.
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan sejumlah manfaat dari pelatihan vokasi nasional.
Pemerintah membuka pelatihan vokasi buat lulusan SMA/SMK, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengingatkan waspadai link palsu. Ini cara daftar-nya.
REPUBLIKA.CO.ID, MAKATI - Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) berkomitmen mendorong investasi energi bersih dan kolaborasi regional ASEAN. Hal ini disampaikan oleh CEO Pertamina NRE, John Anis, sebagai pembicara...
LPDP memberi ruang bagi penerima beasiswa untuk menyesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing, boleh melunasi sekaligus, ada pula yang mencicil.
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Menko Airlangga) mengatakan, saat ini menyusun Undang-Undang (UU) Ketenagakerjaan yang baru.